Selama ini, mas syauqi udah pindah-pindah banyak sekolahan
Mulai dari Tk yang ada diatas masjid di slipi lupa ey namaanya Cuma beberapa hari ajah ada di sini, trus sekolah lagi di slipi gang V ini tahan agak lama, trus selama di daycare (manggala, baby kangaroo) juga ada pelajaran yang disisipkan
Terakhir di bhakti ibu, rada parah ney, sebulan paling datanmg sekali atau dua kali, padahal spp jalan terus
Akhirnya setelah berbicara panjang sama abi diputuskan syauqi ga sekolah dulu secara udah survey 10 sekolahan belom ada yang nyantol di hatinya umi, abi, terutama syauqi, ada yang (maaf) syauqi ga suka karena pengajarnya tidak berbusana seperti yang syauqi harpkan (maaf yah ga diperpanjang soal ini) ada yang anaknya bandel2 kalau istirahat suka main kelahi-kelahian, ngomongnya kasar syauqi gak suka, ada yang kamar mandinya kecil, ada yang macem-macem deh.
Sampai syauqi bilang (sudah agak lama sey bilang begini)
“syauqi sekolah di rumah ajah, gurunya umi, temennya umi” ahh sedihnya pengennya sey gitu nak doakan saja.
Sebenarnya alas an kami “menyekolahkan” syauqi adalah masalah sosialisasi karena sebelumnya di slipi semua anak kecil pada ke PAUD atau TK, trus waktu pindah ke cawing belum ada temennya, sekarang sey alhamdulillah sudah banyak temannya, dan dari observasi umi, mas syauqi gak ada masalah sama sosialisasi, jadi diputuskan akan dirumah dulu.
Setelah itu umi cari-cari salah satunya dari oakmeadow-kindergarten www.oakmeadow.com sama ngerangkum dari sekolahrumah@yahoogroups.com dan kliping dari seorang rekan kerja umi bikinin jadwal yang fun, temanya ganti tiap bulan.
Bulan ini temanya transportation, sebenernya ada contoh jadwal bulan ini, tapi tabelnya ilang euy, jadinya jelek, intinya sehari ada satu subject (misalnya hari ini art, crayoning drawing) tapi mas syauqinya mesti ga ngerti dulu (sementara jadi dia berpikir ini hanya kegiatan sehari-hari yang menyenangkan) terus mbak bikin report harian (ini juga ada contohnya sekali lagi kali di taro sini jadi jelek)
Jadi kita punya progress yang jelas kemajuan mas syauqi, buat bekal kalau-kalau abinya mau diajak home school, yang paling penting khan reportnya, alias pencatatannya toh.
Sebenernya sey concern-nya abi kenapa tidak (belum) setuju home scholl itu
Pertama: umi masih kerja belum bisa ngawasin full, sebenernya sampai sekarang selama program jelas, dan tiap pagi dan malam mau langsung nanganin anak-anak plus pencatatan yang baik sey bisa diawasi
Kedua: anak-anak kurang tangguh, karena kalu sekolah diluar anak-anak akan dipaksa beradaptasi, dan belajar hukum lam, sehingga secara alami meraka akan tumbuh lebih kuat.
Karena sementara mas syauqi sekarang masih 3 tahun, 3 bulan, 2 minggu, 3 hari, masih panjang waktu sampai mas syauqi harus benar-benar memutuskan apakah mas akan sekolah formal atau home school.
Sunday, May 2, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment