Asy-Syauqi

Lilypie Kids Birthday tickers

Monday, November 17, 2008

perempuan, ah perempuan

Siang tadi makan siang di sebuah resto jepang yang baru saja dapat sertifikasi halal, alhamdulillah semoga yang lain cepat sadar dan menyusul
disebuah ujung, meja bertuliskan "reserved, sendirian, saya tak bermaksud memperhatikan awalnya, tapi lama kelamaan jadi memperhatikan juga, dia dilirik-lirik oleh pengunjung lain (baik pria maupun wanita, mostly dari kaum kami sendiri)
saya jadi mengedarkan pandangan ke seluruh ruang restoran, awalnya saya kurang memperhatikan, well saya bukan tipe yang terlalu memperhatikan orang-orang disekitar saya sebenarnya, ternyata, rata-rata, makhluk-makhluk yang berjenis kelamin sama dengan saya dating bergerombol, menimbulkan banyak suara, berbisik, tertawa, saya tidak bilang itu mengganggu, karena saya juga melakukan hal yang sama, atau minimal mereka akan datang berdua, seperti saya siang tadi, berdua dengan sesamanya, atau dengan lawan jenisnya, atau bergerombol.
Hanya ada satu diujung, di meja bertuliskan reserved yah hanya dia sendiri saja, dan ternyata hampir semua orang di restoran itu memperhatikan.
Sementara banyak laki-laki datang sendiri, tidak ada yang memperhatikan, tidak merasa canggung untuk sendiri
Well, suatu saat nanti jika saatnya Allah SWT mempercayakan anak perempuan kepada saya, semoga saya akan selalu ingat untuk berpesan.
Kehidupan ini berat terutama untuk kaum kita, dunia ini lebih berat untuk wanita, ketika nantinya setiap langkah yang kita buat kita akan dinilai, setiap kata yang kita ucapkan kita akan dikritisi, setiap hari yang kita jalani adalah pengorbanan.
Ketika dunia tidak akan pernah bertanya apa yang kita inginkan, namun dunia akan bertanya, apa yang bisa kita lakukan.
Ketika kau berbuat baik, dunia hanya akan berkata, “sudah sepatutnya karena engkau adalah seorang perempuan” namun jikalau kita berbuat salah mereka akan segera berkata “Bagaimana mungkin ada perempuan seperti itu”
Akan tiba waktunya dimana hari-hari yang kau jalani adalah pengorbanan, ketika yang kau jalani bukanlah manifestasi dari keinginanmu, namun manifestasi dari keinginan keinginan yang orang lain.
Namun tidak usah khawatir nak Allah SWT telah menciptakan kita begitu kuat, bukan untuk mengangkat, lau dibanting kita tidak tercipta seperti Hercules, tapi untuk menerima banyak tekanan, pundak kita cukup kuat untuk menahan beban
Dunia itu Keras, namun jangan khawatir, kita punya sepasang lengan yang mampu memberikan kelembutan, kehangatan bahkan untuk orang orang disekitarmu
Dunia ini kejam, kadang menyakitkan, namun kau akan punya obat paling mujarab, air mata, yah air mata, karena umi tak pernah menganggap air mata sebagai kelemahan. Itu adalah manifestasi dari kekuatan kita menahan tekanan.
Umi tidak menakutimu, tidak berusaha untuk menjadikanmu menjadi feminis yang menuntut persamaan hak Naudzubillah, bukan nak, hak dan kewajiban kita memang sudah berbeda, sudah begitu sunatullahnya
Karena, suatu saat nanti engkau akan menyadari, bahwa setiap senyum yang terukir, setiap kehangatan pelukan yang kau dapat, setiap ciuman, ucapan terima kasih dari orang-orang kau cintai, adalah melebihi setiap pengorbananmu nak

Insya Allah nanti, ketika Allah memberikan kesempatan untuk mempunyai seorang mujahidah di keluarga kami…. Umi akan bercerita nak.

No comments: