Pagi ini jadi agak feeling blue, my luvly syauqi yang sekarang dah 14 bulan emang belum lancar jalan, masih titah-titah, alhamdulillah, sampai sekarang mi memang teteup kekeuh untuk tidak kasih gula dan garam ke masakan syauqi.
karena umi dan abi sayang syauqi, gak pingin ginjal syauqi bekerja terlalau berat, gak pingin syauqi jadi terbiasa ama yang manis-manis, sayang giginya..... Khawatir efek dahsya diabetes-nya.
Umi alhamdulillah kasih asi dan hanya asi selama 6 bulan pertamamu nak, karena umi percaya itu adalah yang terbaik, Insya Allah begitu banyak penelitian yang menbuktikannya.... meski harus berusaha keras, namun umi berusaha dan umi berhasil, dan kau masih minum asi hingga sekarang, karena umi yakin, Allah memberikan umi asi, untukmu nak, karena pemberian Allah itulah yang terbaik...
namun apa kata orang-orang?
"Syauqi belum jalan, mungkin mam-nya kurang"
"Mungkin syauqi kurang garam-gula"
"kasih campuran susu formula donk, biar cepet jalan!!"
Umi diam saja, bukankah umi pernah berbantahan dengan mereka tentang asi, dan apa yang umi dapat??? didiamkan, dimusuhi.....
Tapi kali ini, umi ingin bicara!!
Syauqiku, yang makannya sayuran dan buah, serta makanan yang kami olah sendiri (home made) alhamdulillah makan banyak, dan lahap, sedangkan anak/cucu mereka???
Syauqiku, yang minum susunya hanya asi saja, alhamdulillah hampir tidak pernah ke dokter selain imunisasi, sedangkan yang lain?
Bahkan di Millist sedang dibahas tentang kecerdasan anak-anak yang minum asi lebih dari pada yang tidak (pada umumnya) entah penelitian ini valid atau tidak, namun umi percaya, ada tidaknya penelitian ini tidak akan mempengaruhi umi dalam memberikan asi padamu, nak!!
Astaghfirullah.....
maafkan aku ya Allah, bukan maksudku membanding-bandingkan, karena itu adalah sifat Iblis, namun aku hanya ingin bersyukur, alhamdulillah atas semua Rahmat-Mu dan menunjukkan, bahwa pemberianmu, berupa asi, sayuran-buah-buahan, daging ikan..... adalah yang terbaik.... bukan makanan hasil pabrikan manusia itu, bukan susu hewan hasil pabrikan manusia itu....
Teruntuk ibu-ibu yang "terpaksa" memeberikan hasil pabrikan manusia itu kepada jundi-jundinya maafkanlah tulisan saya ini, saya tak bermaksud untuk berkata bahwa itu adalah buruk, saya hanya berkata bahwa "Apabila kita diberi pilihan untuk memberikan yang terbaik, mengapa tidak?" Tentunya masalahnya akan lain, ketika diantara kita ada yang tidak mendapatkan pilihan itu.
Jadi, apabila syauqi belum lancer berjalan, mungkin belum saatnya, namun umi selalu bersyukur, karena syauqi sehat, dan selalu lahap menyantap masakan umi.
Semoga selalu kau limpahkan Kesehatan, Rahmat, dan Barokah-Mu pada keluarga kami ya Allah.
Amien.
Monday, March 31, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment